LELE4D : Kobbie Mainoo menjadi penentu kemenangan Manchester United atas Liverpool dalam laga Liga Inggris yang berlangsung dramatis di Old Trafford, Minggu (3/5/2026) malam WIB.
The Red Devils menang 3-2 setelah sempat menyia-nyiakan keunggulan dua gol di babak pertama, dan kemenangan ini sekaligus mengunci tiket Liga Champions musim depan.
United sempat memimpin dua gol lewat aksi Matheus Cunha dan Benjamin Sesko. Sayang, keunggulan tersebut terkejar di awal babak kedua usai Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo membobol gawang Senne Lammens.
Saat semua tampak akan berakhir imbang, Kobbie Mainoo hadir di saat yang paling dibutuhkan. Gelandang muda produk akademi United itu melepaskan tembakan keras yang bersarang indah di gawang Woodman, memastikan kemenangan 3-2 yang dramatis bagi tuan rumah.
Kebangkitan Mainoo
Mainoo muncul menjadi pahlawan kemenangan United atas Liverpool. Momen ini sekaligus menjadi penegas kembalinya sang gelandang ke performa terbaiknya.LELE4D
Ironis, karena di bawah pelatih sebelumnya Ruben Amorim, Mainoo sempat terpinggirkan. Namun di bawah asuhan Michael Carrick, ia kembali menunjukkan kelasnya. Gol ini menjadi yang paling manis dalam kariernya sejauh ini.
Sesko Jawab Keraguan
Ada kekhawatiran awal ketika United memutuskan merekrut Benjamin Sesko musim panas lalu, terlebih mengingat mereka baru membeli Rasmus Hojlund setahun sebelumnya.
Kini suara-suara pesimis itu perlahan mereda. Sesko tampil merepotkan lini belakang Liverpool sebelum digantikan Amad di babak kedua, meski ia terlihat pincang saat keluar lapangan, yang menjadi kekhawatiran tersendiri. Ini adalah gol ke-11-nya di Liga Inggris musim ini.
Pembuktian Cunha
Sementara itu, Cunha kembali membuktikan diri sebagai pembelian yang tepat. Setelah absen di kemenangan United atas Brentford, ia langsung tampil memukau dengan gol pembuka.
Di musim-musim sebelumnya, Liverpool kerap menyiksa United lewat trio penyerang mematikan mereka. Kini posisi itu berbalik.
Double Perdana dalam Satu Dekade
Terakhir kali United berhasil meraih double atas Liverpool adalah pada 2016. Kemenangan ini mengakhiri puasa panjang tersebut, meski harus diakui, Liverpool tidak dalam kondisi terbaik. Mo Salah absen, begitu pula Hugo Ekitike dan Alexander Isak. Meski demikian, hasil tetaplah hasil.
Bagi pelatih Arne Slot, ini menjadi tahun kedua yang penuh tantangan. Sejumlah pertanyaan mulai dilontarkan terhadap pelatih asal Belanda itu, dan pertanyaan-pertanyaan itu tidak sepenuhnya tidak berdasar.
Carrick Selangkah Lebih Dekat ke Kursi Pelatih Permanen
Michael Carrick menorehkan kesan yang dalam sejak ditunjuk sebagai pelatih sementara. Kini ia disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih kepala secara permanen di Old Trafford.
Tiket Liga Champions musim depan sudah di tangan. Kemenangan dramatis atas rival terbesar hanya memperkuat posisi tawarnya.
Apakah ini sudah cukup untuk meyakinkan petinggi klub? Itu yang masih harus ditunggu jawabannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar