Panggung ideal akhirnya tercipta di tanah Arab Saudi. Barcelona dan Real Madrid dipastikan bakal saling sikut dalam tajuk El Clasico di partai final Piala Super Spanyol atau Supercopa De Espana 2026.LELE4D
Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, akan menjadi saksi bisu pertarungan gengsi dua raksasa Spanyol tersebut pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Ini bukan sekadar laga perebutan trofi pertama musim ini, melainkan pembuktian supremasi sepak bola Matador.
Bagi para penikmat layar kaca, harap bersabar memantau perkembangan terbaru. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai stasiun televisi nasional yang akan menayangkan siaran langsung duel panas tersebut.
Namun, satu hal yang pasti: tensi tinggi sudah terasa bahkan sebelum peluit sepak mula dibunyikan. Barcelona datang dengan status juara bertahan, sementara Real Madrid membawa misi balas dendam yang tertunda.
Misi Revans dan Memori Kelam
Laga ini kental dengan aroma balas dendam bagi kubu ibu kota. Musim lalu di ajang yang sama, Real Madrid dipaksa menelan pil pahit setelah dibantai Barcelona dengan skor telak 2-5 di partai final.LELE4D
Kala itu, Raphinha juga menjadi momok dengan dua golnya, melengkapi pesta yang diramaikan Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Alejandro Balde. Kekalahan itu sempat menandai dominasi total Barca atas Madrid sepanjang musim 2024-25.
Namun, angin perubahan mulai berhembus. Madrid sukses memutus rantai kekalahan tersebut saat menundukkan Barca 2-1 di pentas LaLiga pada 26 Oktober 2025 lalu.
Kemenangan itu menjadi modal psikologis penting bagi skuad Xabi Alonso. Kini, publik menanti apakah trofi akan kembali ke Catalonia, atau justru menjadi milik Madrid di Riyadh?
Perjalanan ke Final yang Berbeda
Barcelona melenggang ke partai final dengan performa yang menakutkan. Blaugrana sukses melumat Athletic Bilbao lima gol tanpa balas di babak semifinal yang digelar di Jeddah sebelumnya.
Raphinha kembali menunjukkan taringnya dengan memborong dua gol, disusul sumbangan Ferran Torres, Fermin Lopez, dan Roony Bardghji. Kemenangan telak ini menjadi sinyal bahaya nyata bagi pertahanan lawan.
Sebaliknya, Real Madrid harus memeras keringat lebih banyak untuk bisa sampai ke Riyadh. Pasukan Xabi Alonso harus melewati laga derby sengit kontra Atletico Madrid sebelum akhirnya menang tipis 2-1.
Gol Federico Valverde dan Rodrygo menjadi penentu langkah Los Blancos. Meski tidak tampil dengan skuad terbaiknya, mentalitas juara Madrid terbukti ampuh mengatasi tekanan di laga krusial.
Komentar
Posting Komentar